Manchester United akan menutup musim Premier League 2025/2026 dengan laga tandang ke markas Brighton & Hove Albion di Amex Stadium, Minggu (24/5/2026) pukul 22:00 WIB. Pertandingan pekan ke-38 ini akan mempertemukan dua tim dengan motivasi berbeda — Brighton mengejar tiket kompetisi Eropa dari posisi ketujuh, sementara Setan Merah telah mengamankan posisi ketiga dengan lini hitung yang jauh lebih kokoh.

Laporan dari Bola.net dan Detik Sport mengonfirmasi bahwa Casemiro tidak akan ikut serta dalam laga pamungkas ini. Michael Carrick, pelatih kepala Manchester United, telah memastikan gelandang asal Brasil itu telah memainkan pertandingan terakhirnya bersama klub merah sebelum resmi pindah ke Inter Miami. Kepergian pemain kunci di lini pertahanan akan menjadi tantangan tersendiri bagi skuad tamu, meski Carrick masih memiliki pilihan alternatif di posisi tersebut.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Brighton datang dengan performa kandang yang solid di kuartal terakhir musim ini. Tuan rumah mencetak kemenangan 3-0 atas Wolves pekan lalu dengan Jack Hinshelwood menjaringnya dua gol, termasuk gol cepat di menit pertama. Namun, catatan terbaru menunjukkan Brighton juga mengalami dua kekalahan tandang berturut-turut — 0-1 melawan Leeds dan 1-3 di Newcastle — yang mengindikasikan ketidakstabilan kinerja ketika meninggalkan Amex. Hinshelwood, dengan tiga gol dalam lima laga terakhir, menjadi ujung tombak penyerangan mereka dan bisa menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Setan Merah.

Manchester United, sebaliknya, hadir dengan momentum gemilang. Tim tamu mencatat lima hasil dari enam laga terakhir dengan perpaduan dua kemenangan dan satu imbang dalam tiga pertandingan menyusul. Matheus Cunha tampil menggila dengan tiga gol di periode ini, sedangkan Benjamin Šeško menyumbang dua gol. Kemenangan 3-2 atas Nottingham Forest pekan lalu menunjukkan kapasitas ofensif mereka tetap menggebrak bahkan di penghujung musim. Posisi ketiga dengan selisih gol +16 memberikan Carrick fleksibilitas taktis — tidak ada tekanan poin, hanya konsolidasi bentuk menjelang liburan panjang.

Model prediksi memberikan tuan rumah peluang 48 persen meraih kemenangan, sementara tamu dijagokan 26 persen dengan sisa 26 persen tertinggal pada hasil imbang. Namun, data pasar lebih dinamis: bookmaker menetapkan kemungkinan kedua tim mencetak gol di 66,7 persen dan peluang over 2,5 gol juga mencapai 66,7 persen. Konsensus pasar mengarah ke laga terbuka dengan skor sekitar 1-1, mencerminkan keimbangan antara bentuk superior Setan Merah dengan keunggulan Amex bagi Brighton. Pertemuan terakhir antara kedua tim tidak terdokumentasi dalam catatan, sehingga statistik dominasi direkta tidak berlaku di pertandingan ini.

Foto: si.com
Foto: si.com

Analisis taktis mengungkap dilema klasik: Brighton menekan di kandang dengan ritme tinggi dan kepemilikan bola, sementara Manchester United cenderung memanfaatkan transisi cepat dan ketajaman Cunha-Šeško di lini depan. Absennya Casemiro akan memaksa Carrick merancang skema pertahanan berbeda, kemungkinan dengan penyeimbangan lebih pada komposisi lima pemain belakang atau overlapping fullback untuk ofensif. Ini membuka celah bagi penguasaan Brighton, namun juga mengurangi risiko counter-attack yang biasanya menjadi senjata makan tuan untuk tamu.

Prediksi skor akhir menghasilkan 1-1, mengingat Brighton punya insentif kuat bermain ofensif (mengejar poin untuk Eropa) tetapi Man Utd cukup kuat melawan langsung dengan momentum panas. Baik Hinshelwood maupun Cunha berpeluang besar membuka akun gol, menjadikan pertandingan ini potensial untuk gol berkualitas dari kedua belah pihak — namun penutup musim yang dramatis, bukan kalkulasi mutlak satu sisi.