Vigo — Laga pamungkas La Liga musim 2025/26 akan menyajikan duel menarik ketika Celta Vigo menjamu Sevilla di Estadio Abanca-Balaídos, Sabtu malam (23 Mei 2026) pukul 19:00 waktu setempat. Pertandingan yang menentukan kesimpulan musim ini akan menampilkan dua tim dengan narasi sangat berbeda: tuan rumah datang dengan klasemen lebih kuat dan momentum positif, sementara tamu sedang mengalami krisis kepercayaan diri setelah deretan hasil mengecewakan.

Klasemen menjadi narasi utama dalam preview ini. Celta Vigo unggul 5 poin di atas Sevilla dan memiliki selisih gol yang jauh lebih baik: +4 berbanding -13. Menurut laporan Bola.net, posisi ini mencerminkan perjalanan musim yang lebih konsisten meski sempat fluktuatif. Sebaliknya, Sevilla masih berkutat dengan krisis identitas—pihaknya baru saja menelan kekalahan 0-1 dari Real Madrid seminggu lalu, di mana Vinicius Junior memecah kebuntuan di markas Seville. Laporan media Indonesia mencatat bahwa Los Nervionenses sedang berada dalam tren negatif yang perlu segera diputus, kendati harapan besar tersisa tipis mengingat perburuan tiket Eropa sudah menutup pintu untuk mereka.

Foto: www.sportskeeda.com
Foto: www.sportskeeda.com

Meski berbeda klasemen, bentuk kandang Celta justru mengkhawatirkan. Tuan rumah meraih deretan buruk LWLLL di rumah sendiri, terutama kalah 2-3 dari Levante 12 Mei lalu setelah tertinggal dari awal pertandingan. Ferran Jutglà mencetak dua gol tapi tetap sia-sia menyelamatkan poin. Akan tetapi, permata terang datang saat Celta bertandang ke markas Atletico Madrid dan menang 1-0 berkat gol Borja Iglesias di menit 62—kemenangan ini menunjukkan bahwa skuad Celta mampu bermain keras di momen-momen penting meski performa kandang jeblok. Iglesias sendiri sedang tajam dengan 3 gol dalam lima pertandingan terakhir, potensi ancaman nyata untuk Sevilla.

Di sisi Sevilla, situasi tandang menjadi masalah serius. Dalam lima laga terakhir tandang, mereka hanya meraih satu kemenangan—itu pun saat menjenguk Villarreal dengan skor 3-2 (13 Mei), di mana Oso, Kike Salas, dan Akor Adams berhasil mencetak gol. Namun kepercayaan diri itu langsung lenyap usai dikalahkan Real Madrid di kandang sendiri. Akor Adams memang masih menunjukkan nafsu mencetak gol dengan 2 gol di lima pertandingan belakangan, namun dukungan tim terasa lemah. Analisis taktis menunjukkan bahwa Sevilla kehilangan soliditas bertahan di laga-laga penting—selisih gol -13 adalah bukti nyata ketidakseimbangan skuad mereka di musim ini.

Pertemuan terakhir kedua tim yang berlangsung 12 Januari 2026 berakhir dengan kekalahan Celta 0-1, meski pencetak gol tak tercatat dalam statistik resmi. Dalam rekor head-to-head lima pertandingan terakhir, masing-masing tim meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang—keseimbangan sempurna yang menunjukkan tidak ada supremasi jelas antara keduanya secara historis. Namun, konteks musim ini jelas berbeda: Celta lebih stabil secara keseluruhan, sementara Sevilla terpuruk dan membutuhkan mujizat untuk keluar dari zona krisis.

Foto: khelnow.com
Foto: khelnow.com

Prediksi menunjukkan Celta Vigo dijagokan dengan peluang kemenangan 54%, jauh melampaui Sevilla yang hanya 18%. Skor prediksi untuk laga ini adalah 1-0 untuk tuan rumah, dengan tingkat kepercayaan 52%—angka moderat yang mencerminkan ketidakpastian inheren dari pertandingan penutup musim. Over 2,5 gol diprediksi 42%, menunjukkan kemungkinan tinggi pertandingan akan cukup defensif atau terbatas dari segi produktivitas. Kedua tim mencetak gol (BTTS) memiliki probabilitas 38%, bermakna pertandingan yang ketat di mana peluang terbatas namun tidak mustahil untuk kedua belah pihak.

Faktor kandang menjadi pembeda utama meski Celta meraih form buruk di rumah sendiri. Media lokal seperti Netral News menyoroti bahwa meski form kandang jeblok, kehadiran pendukung dan familiaritas venue bisa menjadi elemen penyeimbang. Untuk Sevilla, statistik tandang yang mengerikan (hanya 1W-4L) membuat peluang mencuri poin sangat kecil. Analis prediksi mengukur dampak faktor ini pada implikasi kemenangan Celta sekitar 30%, sementara faktor klasemen (5 poin selisih) berkontribusi 25% pada bias tuan rumah. Kemampuan defensif Celta yang masih solid dibanding Sevilla menjadi pembeda di lini belakang, yang bisa menjadi kunci pertandingan.

Celta Vigo diunggulkan meraih tiga poin dan menutup musim dengan positif, mengandalkan kemenangan tandang terkuat mereka dan gol-gol Iglesias serta Jutglà. Sevilla memerlukan keajaiban untuk mengubah narasi buruk mereka, terutama dalam ketergantungan pada Adams untuk mencetak gol. Laga ini akan disiarkan langsung di Vidio dan beIN Sports Connect sejak pukul 19:00 waktu setempat.