Columbus Crew berhasil menggebrak markas dengan kemenangan telak 2-0 atas Atlanta United di Lower.com Field, Minggu, 24 Mei 2026. Pertandingan yang berlangsung di penghujung regular season sebelum jeda panjang Piala Dunia ini menjadi angin segar bagi anak asuh Laurent Courtois, mengakhiri empat laga tanpa menang.

Dari detik awal, Crew sudah menunjukkan intensitas tinggi. Menit ke-23, pertandingan mulai memanas saat Sean Zawadzki menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras. Namun momentum terus berpihak pada tuan rumah. Selepas itu, lepasan Mohamed Farsi dari sayap kanan menjadi semacam masterclass dalam menghalangi Atlanta. Menit 24, Sekou Tidiany Bangoura menyambut umpan sempurna Farsi dan menjebol gawang Atlanta tanpa kesulitan. Skor berubah 1-0 untuk Columbus.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Atlanta United berusaha merespons, namun pertahanan Crew yang solid—dipimpin Rudy Camacho dengan rating 7.9—sangat sulit ditembus. Selama 20 menit berikutnya, The Five Stripes sekadar bermain pasif. Momentum berganda tiba di menit 45+2 ketika Diego Rossi, pemain berjarak 7.9 rating yang juga menjadi ancaman konstan, menerima lagi umpan akurat dari Farsi di zona berbahaya. Dengan postur yang sempurna, Rossi memukul bola dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 menjelang istirahat.

Babak Kedua: Crew Kelola Permainan, Atlanta Frustrasi

Memasuki babak kedua, pertandingan bergeser ke pola kontrol. Atlanta mencoba mengubah strategi, dan menit 50, Elías Báez menerima kartu kuning kedua untuk argumen dengan wasit—meningkatkan ketegangan emosional. Menit 60, Frank de Boer membuat perubahan pertama dengan mengganti Miguel Almirón untuk mencari terobosan di lini serang, tapi upaya itu lambat berbuah hasil.

Columbus, sementara itu, justru lebih santai mengatur ritme. Menit 64, Bangoura—yang telah mencetak satu gol—terkena kartu kuning ketiga karena pelanggaran taktis. Pergantian massif dilakukan kedua tim di fase akhir: Crew menukar Dylan Chambost, Hugo Picard, Yevgen Cheberko, dan kemudian Andrés Herrera serta Amar Sejdić. Atlanta merespons dengan Sergio Santos di menit 69. Perubahan-perubahan ini menunjukkan manajemen squad menjelang istirahat panjang.

Foto: www.mlssoccer.com
Foto: www.mlssoccer.com

Akhir pertandingan menjadi penuh drama karena akumulasi kartu. Menit 90+3, Enea Mihaj dan Tomás Jacob sama-sama menerima kartu kuning—momentum frustrasi Atlanta yang terakumulasi dari ketertinggalan dua gol tanpa bantahan. Rudy Camacho juga terkena kartu di 90+4, diikuti Tristan Muyumba. Pertandingan ditutup dalam suasana tegang, meski hasil sudah jelas.

Mohamed Farsi keluar sebagai bintang pertandingan dengan rating tertinggi 8.2, mengantongi dua assist tanpa gol. Penampilan spektakuler sang fullback membuat Atlanta defensif kewalahan di fase pembukaan dan penutupan babak pertama. Diego Rossi menyusul dengan rating 7.9, dan performa defensif Camacho juga patut diacungkan jempol dengan 90 menit penuh bermain.

Menurut Columbus Crew official, interim coach Laurent Courtois berhasil membawa timnya pada dua kemenangan beruntun jelang istirahat Piala Dunia, memperkuat kepercayaan diri skuad. Sementara Atlanta United, sebagaimana dilaporkan situs resmi mereka, harus menelan kenyataan kalah 2-0 dan memasuki jeda dengan catatan negatif yang perlu diperbaiki saat kompetisi kembali bergulir dalam delapan minggu mendatang.