AC Milan memetik tiga poin berharga di markas Genoa pada pekan ke-37 Serie A, Minggu (17/5/2026). Bertandang ke Stadio Comunale Luigi Ferraris, Rossoneri berhasil menang dengan skor 1-2 melalui kepastian penalti Christopher Nkunku di menit ke-50 dan gol kilat Zachary Athekame di menit ke-81. Meski Johan Vásquez mencetak gol balas untuk Il Griffone di menit ke-86, kemenangan tetap berpihak pada tim tamu.

Hasil ini membawa Milan melonjak ke peringkat ketiga klasemen dengan raihan 70 poin, menggeser Juventus yang sebelumnya menempati posisi tersebut. Kemenangan ini sangat krusial mengingat persaingan ketat menjelang penutupan musim — Roma dan Como masih mengejar tiket Liga Champions dengan poin yang hampir setara. Bagi Genoa sendiri, kekalahan ini memperumit pertahankan statusnya di Serie A setelah meraih 41 poin dan berada di zona tengah klasemen.

Serie A: Genoa vs AC Milan
Serie A: Genoa vs AC Milan

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi sejak menit-menit awal. Genoa mencoba mengejutkan tamu dengan serangan cepat, sementara Milan lebih mengontrol tempo dengan menguasai 79 persen penguasaan bola. Namun, dominasi possession Rossoneri tidak langsung terbayar dengan peluang nyata di fase pertama. Pertahanan Il Griffone, dipimpin oleh Vitinha yang aktif bergerak menghadang, berhasil mencegah eksplorasi medan lapangan Milan hingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Drama sesungguhnya meledak setelah jeda istirahat. Menit ke-48, Justin Bijlow menerima kartu kuning karena pelanggaran keras yang memicu tegangan di lapangan. Tiga menit kemudian, wasit menunjuk ke titik penalti setelah insiden di area penalti Genoa. Christopher Nkunku mengeksekusi dari titik terang dengan tenang, mengirim bola ke sudut gawang untuk membuka keunggulan 0-1 bagi Milan.

Menit ke-63, suasana semakin panas ketika Matteo Gabbia menerima kartu kuning kedua dan ditendang keluar lapangan, meninggalkan Milan dengan 10 pemain. Saat itu juga, Vitinha Genoa mendapat kartu kuning dalam situasi yang tegang. Dalam kondisi tertinggal dan berkurang pemain, Genoa justru memperlihat resistansi lebih keras, sementara Milan secara cermat mengelola keunggulan sambil melakukan rotasi pemain di bangku cadangan. Substitusi berlangsung dalam frekuensi tinggi — Samuele Ricci dan Niclas Füllkrug masuk untuk Milan, diikuti Christian Pulisic yang membawa energi segar di sayap.

Serie A: Genoa vs AC Milan
Serie A: Genoa vs AC Milan

Ambisi Milan menutup laga datang terwujud di menit ke-81. Zachary Athekame memanfaatkan umpan presisi Pulisic dari sisi kanan dan dengan sekali sentuhan menyamakan situasi menjadi 0-2. Kemenangan hampir sudah di genggam, namun Genoa tidak menyerah. Dalam kejar-kejaran terakhir di menit ke-86, Johan Vásquez menyambar peluang tanpa penanda dari jarak dekat untuk mencetak gol kehormatan, mengubah skor menjadi 1-2. Kendati upaya penyeimbang, waktu terlalu singkat bagi Il Griffone untuk menemukan gol penyama kedua.

Statistik menunjukkan dinamika pertandingan yang asimetris: Milan menguasai bola 79 persen namun hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan. Sebaliknya, Genoa, meski dikuasai, mampu menghasilkan enam tembakan mengarah dari delapan usaha. Agresivitas Genoa tercermin pula dari 19 pelanggaran versus 8 Milan, sementara kartu kuning terbagi 3-2 untuk kedua tim berturut-turut. Dengan 70 poin dari laga ini, Milan kini merencanakan strategi jelang putaran akhir musim sambil memantau pergerakan kompetitor di zona elite.

Zachary Athekame dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 8.2, berkat golnya yang menentukan. Di sisi Genoa, Johan Vásquez menonjol dengan rating 7.7 setelah mencetak gol balas, sementara Vitinha dengan rating 7.3 menunjukkan kedisiplinan defensif di tengah lapangan. Menurut Bola.net, kemenangan ini memantapkan posisi Milan dalam race Liga Champions, dan sesuai laporan Jawapos, gelandang Adrien Rabiot memuji kekompakan tim dalam menjalani laga ini.