Miami — Inter Miami menutup pertandingan melawan Philadelphia Union dengan skor 6-4 di Nu Stadium pada Minggu malam, sebuah laga penuh gol dan tegangan yang menampilkan perpaduan sempurna antara kemampuan menyerang dan drama defensif. Meski berhasil meraih tiga poin, tuan rumah harus membayar harga tinggi dengan cedera Lionel Messi yang mengganggu persiapan menjelang Piala Dunia 2026.
Philadelphia Union memulai pertandingan dengan brutal. Hanya tiga menit, Milan Iloski sudah membuka keunggulan tamu melalui umpan Frankie Westfield. Menit ke-10, drama bertambah ketika Dayne St. Clair mendapat kartu kuning, dan berselang sekejap, Iloski menyamakan dari titik penalti membuat skor 0-2 untuk Union. Pertandingan saat itu seperti akan menjadi bencana bagi Inter Miami.

Namun Messi dan rekan-rekannya tidak menyerah. Menit ke-13, Germán Berterame menerima umpan presisi dari Messi dan mencetak gol pertama untuk penyeimbang, 1-2. Momentum terus berpihak pada tamu ketika Bruno Damiani menambah keunggulan menjadi 1-3 di menit ke-20. Suasana semakin tegang dengan kartu kuning berterbangan — Jovan Lukić (menit 24) tampak jadi pemain yang sering masuk pertahanan kasar.
Menit ke-29, Luis Suárez mengubah permainan. Dengan sentuhan dingin, ia menerima umpan Ian Fray dan menjebol gawang, 2-3. Momentum berganti haluan. Pertahanan Philadelphia mulai goyah, dan Inter Miami menguasai ritme. Menit ke-41, Berterame kembali mencetak gol atas setup Messi — skor 3-3. Tiga menit kemudian, Suárez menutup babak pertama dengan keunggulan 4-3 untuk rumah dengan tendangan dari dalam kotak penalti.
Babak kedua dimulai dengan intensitas sama tinggi. Union mendapat kesempatan dari penalti di menit ke-45+6 setelah VAR memberi keputusan — Milan Iloski melaksanakan dengan sempurna, 4-4. Inter Miami merespons dengan substitusi strategis, termasuk memasukkan Mateo Silvetti di menit ke-73 pengganti Messi yang menunjukkan tanda kelelahan. Pelatih Inter Miami membuat keputusan konservatif untuk melindungi sang maestro menjelang turnamen internasional.

Menit ke-81, Suárez menutup hat-trick pribadinya dengan menerima umpan Berterame, 5-4 untuk Inter Miami. Permainan sudah menunjukkan dominasi nyata. Union sudah kehabisan energi setelah bermain agresif di babak pertama. Di injury time menit ke-90+3, Rodrigo De Paul menambah keunggulan menjadi 6-4, memastikan kemenangan dramatis untuk tuan rumah yang mereka pertahankan hingga akhir pertandingan penuh kartu kuning dan emosi tinggi.
Berterame dengan rating sempurna 10.0 menjadi pemain terbaik, mengemas dua gol dan satu assist dari 4 tembakan on-target. Suárez mencatat rating 9.5 dengan tiga gol spektakuler, sementara Milan Iloski dari Union juga mencapai rating 10.0 meski timnya kalah, dengan tiga gol dan lima tembakan on-target. Menurut Detik Sport, duet Messi-Suárez yang cemerlang membawa Inter Miami mengamankan kemenangan besar.
Bayangan cedera Messi menjadi berita utama pasca-pertandingan. Seperti dilaporkan Goal.com, Inter Miami mengumumkan bahwa Messi mengalami kelelahan berlebihan dan kelelahan otot pada paha belakang, sebuah kondisi yang mengkhawatirkan Timnas Argentina menjelang Piala Dunia 2026 yang akan dimulai Juni mendatang. Meski demikian, Inter Miami mengkonfirmasi tidak ada cedera serius setelah pemeriksaan menyeluruh, memberi sedikit harapan bagi Argentina.