Meksiko mengakhiri pertandingan grup kedua mereka dengan kemenangan 1-0 atas Korea Selatan di Estadio AKRON, Zapopan, pada Jumat (19/6) dini hari waktu Indonesia. Kemenangan ini membuat El Tri menjadi tim pertama yang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian bersejarah bagi tuan rumah yang sedang mengejar kesempurnaan di fase grup.
Gol kemenangan datang dari Luis Romo pada menit 50. Striker Meksiko berhasil membobol pertahanan Korea Selatan setelah kiper Kim Seung-gyu melakukan kesalahan fatal saat mengumpulkan bola dari umpan silang. Momen tersebut menjadi penentu dalam laga yang relatif ketat dan minim peluang dari kedua belah pihak. Romo, yang akhirnya dilepas di menit ke-71, mampu memanfaatkan peluang emas itu dengan sempurna dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 7.9.

Jalannya Pertandingan
Babak pertama dimulai dengan intensitas tinggi meskipun kedua tim belum banyak menciptakan peluang berbahaya. Menit ketiga baru saja dimulai ketika Kang-in Lee dari Korea Selatan mendapat kartu kuning karena melakukan pelanggaran. Meksiko memainkan permainan yang terorganisir dengan penguasaan bola mencapai 57 persen, sementara Korea Selatan lebih fokus pada pertahanan yang rapat. Hingga istirahat, kedua tim tidak berhasil menembus gawang lawan, meski Meksiko sedikit lebih agresif dalam menciptakan kesempatan.
Kehidupan berubah drastis di babak kedua. Pada menit 50, sebuah bola tinggi dari sayap Meksiko menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Korea Selatan. Kim Seung-gyu keluar dari garis gawang untuk mengumpulkan bola namun gagal berkomunikasi dengan rekan setim, mengakibatkan tabrakan. Luis Romo yang gesit memanfaatkan kacaunya pertahanan itu untuk menjebol gawang dan memberikan Meksiko keunggulan 1-0.
Setelah tertinggal, Korea Selatan langsung melakukan perubahan taktik. Pada menit 57, pelatih mereka mengeluarkan Jae-sung Lee dan mengganti dengan Hwang Hee-chan, diikuti penggantian Son Heung-min dengan Hyeon-gyu Oh untuk menambah serangan. Namun kedua substitusi itu belum mampu menghasilkan ancaman nyata. Sebaliknya, Meksiko semakin solid di pertahanan dan justru menciptakan beberapa peluang kontra yang membahayakan. Meksiko terus melakukan perubahan pemain di menit 71 untuk mengamankan keunggulan mereka, mengeluarkan Luis Romo yang sudah bekerja keras dan memasukkan Brian Gutiérrez.

Korea Selatan terus berjuang untuk menyamakan kedudukan hingga peluit akhir, termasuk dengan mengeluarkan Seung Ho Paik (yang mendapat kartu kuning di menit 58) di menit 77. Namun pertahanan Meksiko yang solid berhasil menghalau semua upaya balik mereka. Kemenangan tipis ini cukup untuk Meksiko memastikan tiket mereka ke putaran berikutnya, sementara Korea Selatan harus mengandalkan hasil laga terakhir mereka.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi kepemilikan bola Korea Selatan dengan 57 persen, namun konversi peluang menjadi masalah mereka. Meksiko mencatat 8 tembakan dengan 4 tepat sasaran, sementara Korea Selatan hanya mampu menghasilkan 7 tembakan dengan 2 tepat sasaran. Brian Gutiérrez, yang masuk menggantikan Romo, menonjol dengan rating 7.2 dan terus memberikan dukungan di lini tengah untuk mengamankan hasil. Jika Meksiko bisa mempertahankan performa seperti ini dan menambah kepucukan gawang, peluang mereka meraih grup penuh menjadi sangat terbuka di laga terakhir melawan Republik Ceko pada 24 Juni mendatang.
Kemenangan ini merupakan bagian dari misi Meksiko di bawah arahan pelatih Javier Aguirre untuk menjadi tuan rumah yang dominan di Piala Dunia 2026. Dengan satu kaki sudah lolos dan raih tiga poin, El Tri kini fokus pada peluang menjadi juara grup dan terus menjaga momentum hingga babak gugur.