PisaNapoli tidak tinggal diam dalam perjalanan meraih tiket Liga Champions. Dengan menggebrak kandang Pisa di Arena Garibaldi pada Minggu (17/5), Partenopei memenangkan laga dengan skor telak 3-0, sekaligus mengukuhkan posisi kedua klasemen Serie A. Kemenangan ini menjadi kepastian bagi Napoli untuk bermain di kompetisi eropa musim depan, mengakhiri kekhawatiran akan peluang lolos yang sempat terancam beberapa laga sebelumnya.

Napoli memulai pertandingan dengan desakan agresif sejak menit-menit awal. Permainan didominasi oleh tamu dengan penguasaan bola mencapai 49 persen, sementara Pisa terlihat defensif dan tertutup. Serangan pertama Napoli yang menghasilkan gol tiba di menit ke-21. Scott McTominay menyambut umpan silang Rasmus Højlund dari sayap kanan dan dengan sempurna menjebol gawang Pisa untuk membuka keunggulan 1-0. Gol pertama ini membuka kran untuk Napoli, dan keenam menit kemudian, Partenopei menambah keunggulan. Menit ke-27, Amir Rrahmani menampilkan ketajaman di depan gol dengan menyamakan kedudukan keduanya, memanfaatkan umpan presisi dari Eljif Elmas untuk membobol gawang kedua kalinya dan meninggalkan Pisa tertinggal 0-2.

Serie A: Pisa vs Napoli
Serie A: Pisa vs Napoli

Pisa mencoba mengorganisir diri lebih baik memasuki paruh kedua, namun defensanya tetap rapuh menghadapi serangan Napoli yang terus bergulir. Suasana tegang muncul di menit ke-53 ketika Arturo Calabresi dari Pisa dan Eljif Elmas dari Napoli sama-sama menerima kartu kuning akibat pertengkaran. Pertengkaran ini mencerminkan frustrasi Pisa yang terus tertinggal jauh tanpa mampu menciptakan peluang signifikan. Napoli melakukan beberapa pergantian pemain mulai menit ke-59, menghadirkan fresh legs dengan masuknya Kevin De Bruyne menggantikan Eljif Elmas. Pisa juga melakukan substitusi bertubi-tubi di menit ke-60 dan ke-61, namun strategi ini tidak berhasil mengubah dinamika pertandingan.

Jalannya Pertandingan

Intensitas tetap tinggi di babak kedua meski Napoli sudah unggul dua gol. Pisa berusaha mengurangi jarak, melakukan lebih banyak substitusi di menit ke-70 dengan hadirnya Juan Cuadrado dan Idrissa Touré, serta lagi di menit ke-71 dengan İsak Vural. Akan tetapi, taktik ofensif ini justru membuka celah di belakang. Kartu kuning terus bermunculan, dengan Antonio Caracciolo dari Pisa dan Alisson Santos dari Napoli sama-sama menerima kartu di menit ke-78 setelah melakukan pelanggaran. Napoli terus merombak susunan dengan menghadirkan Miguel Gutiérrez dan Antonio Vergara di menit ke-79 dan ke-80 untuk menyegarkan permainan di zona sayap.

Drama pencapaian gol ketiga tiba di waktu yang paling tidak terduga. Menit ke-90+2, saat pertandingan hampir usai, Rasmus Højlund mengakhiri pertandingan dengan gol gemilang, memanfaatkan umpan dari Pasquale Mazzocchi untuk menjadikan skor final 3-0. Gol ini bukan sekadar mengukuhkan kemenangan, tetapi juga menutup pertandingan dengan penuh kepuasan bagi Napoli, sekaligus menambah berat hati pemain Pisa yang sudah berhadapan dengan situasi sulit sepanjang pertandingan.

Serie A: Pisa vs Napoli
Serie A: Pisa vs Napoli

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi total Napoli. Meskipun penguasaan bola mencapai 147 persen (data yang didominasi oleh kehadiran Napoli), shots total Pisa hanya 4 dengan 2 di antaranya on target, sedangkan Napoli mencatatkan 10 shots dengan 5 on target. Napoli juga lebih mengancam dari set pieces, mencatat 6 corner dibanding 1 corner Pisa, menunjukkan bagaimana pressure yang konstan menghasilkan peluang. Defensnya yang solid didukung Alex Meret di gawang, yang tampil tenang dengan rating 7.5 dan sukses menjaga kebersihan net tanpa riwayat penyelamatan dramatis yang dibutuhkan.

Penampilan luar biasa datang dari Amir Rrahmani, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik di lapangan (MOTM) dengan rating 9.2. Rrahmani tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menampilkan komposisi pertahanan yang solid, mencegah serangan Pisa dengan positioning yang cerdas. Scott McTominay juga layak dipuji dengan rating 8.3, menunjukkan ketajaman di area finishing dan kontribusi di fase membangun permainan. Performa keduanya menjadi fondasi kuat mengapa Napoli berhasil menutup pertandingan dengan dominasi penuh.

Kemenangan ini menempatkan Napoli dengan aman di posisi kedua Serie A menjelang penutupan musim. Napoli telah memastikan lolos ke Liga Champions musim depan setelah beberapa laga bersebelum yang tegang. Sementara itu, Pisa semakin terdorong ke zona degradasi, memperkuat posisi mereka di peringkat bawah. Baik Napoli maupun Pisa masih memiliki satu laga lagi musim ini, dan untuk Napoli, fokusnya tentu akan beralih ke stabilisasi tempat kedua dan persiapan musim mendatang, terutama dengan kepastian hadiah Liga Champions yang kini genggam di tangan.