Torino dan Juventus sepakat berbagi poin dengan skor 2-2 di Stadio Olimpico Grande Torino pada pekan ke-38 Serie A musim 2025-2026, Senin (24/5/2026). Hasil imbang dramatis ini menandai berakhirnya harapan Bianconeri untuk kembali ke Liga Champions setelah gagal mengamankan posisi empat besar.

Juventus tampil dominan di babak pertama dan berhasil unggul dua gol. Menit ke-24, Dušan Vlahović membobol gawang Torino setelah menerima umpan terobosan dari Khéphren Thuram dari sisi kiri. Serangan Bianconeri terus mengalir, dan Vlahović kembali menambah keunggulan di menit ke-54 dengan menyambut umpan dari Francisco Conceição. Pada tahap itu, Juventus seolah sudah mengamankan tiga poin dengan penguasaan bola 80 persen dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.

Foto: nytimes.com
Foto: nytimes.com

Namun babak kedua menjadi mimpi buruk bagi anak asuh Luciano Spalletti. Torino melakukan perubahan taktik agresif setelah istirahat dan berhasil membakar semangat Bianconeri. Menit ke-60, Cesare Casadei menyamakan kedudukan menjadi 1-2 setelah menerima umpan akurat dari Rafa Obrador di area penalti. Gawang Juventus kembali digoyang pada menit ke-84 ketika Ché Adams mencetak gol penyama akhir untuk Torino tanpa dibantu oleh asisten. Drama berlanjut hingga akhir pertandingan dengan intensitas tinggi dan beberapa insiden kartu di menit-menit akhir.

Jalannya Pertandingan

Juventus mendominasi kepemilikan bola sejak awal permainan dengan taktik tekan tinggi. Vlahović berperan sentral dalam serangan Bianconeri dan terbukti menjadi ancaman nyata di lini depan. Dari babak pertama, penguasaan bola Juventus mencapai angka yang sangat tinggi, meski Torino tetap waspada dengan pertahanan tersusun rapi di sekitar area penalti mereka.

Setelah istirahat, momentum berubah drastis. Torino mulai mengambil risiko dengan mendorong pemain lebih ke depan dan tidak takut kehilangan bola. Substitusi yang dilakukan pelatih Torino di menit ke-46 membawa energi segar, khususnya Casadei yang berhasil mencetak gol hanya 14 menit setelah masuk lapangan. Juventus, yang sebelumnya aman-aman saja, kini terjepit dan kesulitan mengelola pertandingan. Vlahović, yang sempat menjadi yang terbaik di lapangan dengan rating 8.0, harus turun di menit ke-62 untuk memberi ruang bagi perubahan taktik Spalletti.

Foto: football-italia.net
Foto: football-italia.net

Gelombang penyerangan Torino terus meningkat, dan Adams berhasil menyelesaikan comeback mereka dengan gol mudah di menit ke-84. Meski ada upaya Juventus untuk mencari pemenang di fase akhir, pertahanan Torino berhasil bertahan hingga peluit akhir. Manuel Locatelli dari Juventus tetap mempertahankan level performa tinggi dengan rating 7.6 sepanjang pertandingan, namun tidak cukup untuk mengubah hasil.

Hasil imbang ini memastikan Juventus gagal lolos ke Liga Champions. Bianconeri akan berlaga di Liga Europa musim depan, sementara Torino tetap di posisi yang jauh dari zona kompetisi eropa. Drama penutup musim Serie A 2025-2026 ini mencatat bahwa Juventus, yang sempat mendominasi klasemen awal musim, harus menerima realitas keras—9 tahun keberuntungan mereka di Liga Champions telah berakhir. Como berhasil merampas salah satu tiket dengan performa konsisten, sementara AC Milan juga tersingkir setelah kekalahan dari Cagliari.